TORAJA POST ID Pasar Seni Makale tampak semarak dengan digelarnya Pameran Produk Unggulan dan Kuliner dari 19 kecamatan se-Tana Toraja, Senin 21 Juli 2025.
Acara yang digagas oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tana Toraja bersama Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian ini juga menjadi momen bersejarah dengan peluncuran Galeri Dekranasda dan Museum Budaya Tana Toraja.
Ketua Dekranasda Tana Toraja, Dr. Erni Yetti Riman, menyampaikan antusiasmenya atas kehadiran galeri ini. “Ini adalah jawaban atas harapan panjang para pelaku UMKM dan pengrajin kami. Galeri ini tidak hanya menjadi pusat promosi, tetapi juga ikon baru pariwisata di Pasar Seni Makale,” ujarnya.
Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, turut mengapresiasi realisasi proyek yang dinanti masyarakat. “Ini adalah hadiah terindah di HUT ke-68 Kabupaten Tana Toraja. Galeri dan museum ini akan menjadi pusat ekonomi kreatif sekaligus penjaga warisan budaya kita,” tegasnya.
Momen spesial ini semakin istimewa dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah Tana Toraja dan PT Kekean Primanda Indonesia, perusahaan berbasis di Bali dan Jakarta.
Kerja sama ini mencakup pengembangan IKM dan UMKM, pendidikan vokasi serta ekonomi kreatif berbasis industri hijau.
Acara puncak diwarnai dengan pengguntingan pita. Dimana Galeri Dekranasda diresmikan oleh Ninuk Trianti Zudan (istri Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh). Sementara Museum Budaya Tana Toraja dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda.
Pengunjung disuguhi beragam kerajinan tangan unggulan dan kuliner khas Toraja, menciptakan pengalaman yang memikat bagi wisatawan dan pelaku bisnis. Tak kalah menarik, BPJS Ketenagakerjaan turut berkontribusi melalui penyerahan program CSR untuk mendukung Tana Toraja MASERO.
Peresmian Galeri Dekranasda dan Museum Budaya ini menjadi bukti nyata komitmen Tana Toraja dalam memajukan ekonomi kreatif, melestarikan budaya, dan membuka peluang baru bagi UMKM lokal.*





